DOI: https://doi.org/10.9744/jtm.8.1.pp.%201-7

Pengaruh Posisi Difuser dan Variasi Kecepatan Udara Masuk terhadap Distribusi Temperatur Ruang Terkondisi Sebuah Studi Numerik

Joko Sarsetiyanto, Denny M E Soedjono

Abstract


There are a number of fundamental functions to be fulfilled by an air distribution systems in a room. Heat generated by different sources such as sunlight, lighting and other electrical installations has to be removed from the conditioned room. The air distribution system must also supply fresh air to the conditioned room. The temperature distribution pattern in the conditioned room is influenced by room geometry, heat sources, diffuser position and type, and air supply velocity on diffuser. In general, the goal of this research is to find the optimum diffuser position by numerical method. Numerical method, simulates diffuser position and air supply velocity variation. The results shows that inclined diffuser position (+30o) and high velocity air supply (4.2 m/s) indicate that the temperature distribution equal on all levels Steady state condition (conditioned air temperatur of 21oC) occured 275 seconds after the supply air comes into contact with the non conditioned room air (the shortest time compared to others).


Abstract in Bahasa Indonesia :

Ada banyak fungsi dasar yang harus dipenuhi oleh sistem pendistribusian udara di ruangan. Kalor yang ditimbulkan oleh sumber-sumber seperti sinar matahari, lampu-lampu dan alat-alat listrik harus dikeluarkan dari ruangan yang dikondisikan. Sistem distribusi udara juga harus mencatu udara segar ke ruangan yang dikondisikan. Pola distribusi temperatur pada ruangan yang dikondisikan dipengaruhi oleh geometri ruangan, sumber panas, jenis, letak, dan posisi difuser serta kecepatan aliran udara masuk difuser. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan posisi difuser yang optimum dengan menggunakanan metoda numerik. Metoda numerik mensimulasikan variasi posisi difuser dan kecepatan udara masuk difuser. Hasil simulasi dengan posisi difuser miring (+30o) dan kecepatan udara masuk difuser tinggi (4,2 m/s) menunjukkan distribusi temperatur sama untuk semua level. Kondisi tunak (temperatur ruangan 21o C) dicapai selama 275 detik setelah udara dialirkan ke ruangan yang dikondisikan (waktu untuk mencapai kondisi tunak ini adalah waktu tercepat bila dibandingkan dengan yang lainnya).

Kata kunci: Metode nomerik, posisi diffuser, kecepatan suplai udara.

Keywords


Numerical method, difuser position, air supply velocity.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.9744/jtm.8.1.pp.%201-7



The Journal is published by The Institute of Research & Community Outreach - Petra Christian University. It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of National Education - Republic of Indonesia.

©All right reserved 2016.Jurnal Teknik Mesin, ISSN: 1410-9867

hit counter
View My Stats